Informasi | Berita

Lemak Itu Jahat? Jangan Remehkan 4 Manfaat Lemak Alpukat Ini

Lemak Itu Jahat? Jangan Remehkan 4 Manfaat Lemak Alpukat Ini

06 February 2019

Oscar living - Alpukat memiliki reputasi buruk karena berlemak. Sering kali orang mengatakan alpukat tidak baik untuk kesehatan. Benarkah? Tahukah kamu bahwa sebenarnya lemak alpukat sehat dan dagingnya penuh dengan vitamin dan mineral? Ini lah manfaatalpukat untuk kesehatan tubuh.

 

Alpukat mengurangi kolesterol

Bisa dibilang, dari semua obat untuk menurunkan kolesterolmu, makan alpukat mungkin yang paling enak. Alpukat kaya akan senyawa yang terbukti menurunkan kolesterol dengan menghalanginya ke dalam darah. Alpukat juga mengandung vitaimin, magnesium, dan mineral. Alpukat bisa menjadi pilihan terbaik pengganti nasi lho. Sebuah penelitian membuktikan dengan memakan alpukat dibandingkan nasi selama 2 tahun dapat menurunkan tekanan darah.

 

Alpukat mengurangi risiko penyakit jantung

Penelitian juga telah menunjukan bahwa mengganti nasi dengan alpukat dapat mengurangi risiko penyakit jantung lebih baik daripada hanya menurunkan asupan lemak secara keseluruhan lho. Ini dikarenakan nasi adalah lemak jenuh dan alpukat adalahlemak yang tidak jenuh.

 

Alpukat menjaga kesehatan rambut

Beberapa kebiasaan perawatan salon dapat merusak rambutmu lho. Ada baiknya, sesekali melembabkan rambutmu dengan alpukat akan membuat helai rambutmu lebih kuat. Ini dikarenakan alpukat mengandung unsur protein yang sehat untuk rambut. Campurkan alpukat matang yang sudah dikupas dengan satu sendok teh minyak gandum dan satu sendok teh minyak jojoba. Oleskan ke rambut yang sudha  kamu cuci dan tutup kulit kepalamu dengan topi mandi atau kantong plastik. Tunggu 15 hingga 30 menit, dan bilas sampai bersih.

 

Alpukat meningkatkan kesehatan pencernaan

Tidak hanya serat dalam alpukat dapat menstabilkan gula darah, salah satu manfaat alpukat adalah ia meningkatkan kesehatan pencernaan. Lemak alpukat juga menyehatkan lapisan usus, yang mengurangi kemungkinan sembelit dan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS). Untuk mencegah sakit perut, hindari makanan yang dibenci sistem pencernaanmu.